Mission Statement

What we want to achieve

Mari peduli dengan penyandang disabilitas dan lepra di Indonesia.

Learn more »

Past Event

31 Januari 2011

WORLD LEPROSY DAY 2011.

Be Our Friend

join our community

langthis!
Blog

ADVOKASI – ANTI STIGMA DAN ANTI DISKRIMINASI TERHADAP DISABILITAS DAN KUSTA

Foto ini diambiloleh SASAKAWA India, kami tim INDONESIA – GPDLI Bapak Hermen dan Bapak Nuah Tarigan berkesempatan berdiskusi dengan rekan rekan dari India dan Nepal sehubungan dengan undangan dari DPI India beberapa waktu yang lalu, dan diundang langsung oleh Alm Bapak Javed Abidi yang wafat dua minggu lalu, terima kasih kami pada beliau yang telah bersusah payah membangun advokasi disabilitas di India dan bahkan beberapa negara lainnya, namun Tuhan lebih sayang pada beliau – namun semangatnya tidak akan pernah hilang dalam kami dan organisasi kami GPDLI dan FARHAN.

This photo was taken by SASAKAWA India, our Team INDONESIA – GPDLI Mr. Hermen and Mr. Nuah Tarigan had the opportunity to discuss with the counterparts from India and Nepal in connection with the invitation from DPI India some time ago, and invited directly by late Mr. Javed Abidi who died two weeks ago , our gratitude to him for working hard to build disability advocacy in India and even some other countries, but God is more fond of him – but his spirit will never be lost in us and our organization GPDLI and FARHAN.

 

GPDLI ADALAH REKAN KERJA ABADI “JAVED ABIDI”

GPDLI sejak awal didirikan untuk menjadi SUARA untuk DISABILITAS termasuk disabilitas kusta yang banyak sekali terjadi di seluruh dunia, dunia memang mencatat terjadi pengurangan endemik kusta dimana mana, obat obatannya juga relatif mudah didapat dan gratis, namun masalah STIGMA DAN DISKRIMINASI MASIH SAJA TERJADI DIMANA MANA ! SEMUA AKSES SEAKAN dihambat dimana-mana – TERIMA KASIH kami pada Perjuangan disabilitas di Tanah Air kita seperti PPDI, HWDI dan global ada ADF dan JAVED ABIDI almarhum, kami siap meneruskan perjuanganmu kawan. NAMASTEE

SALAM PEMBERDAYAAN dari INDONESIA

GPDLI since its inception was established to be a VOICE for DISABILITY including the leprosy disability that is so prevalent around the world, the world is recording the occurrence of leprosy endemic where, the medicine is relatively easy to obtain and free, but the STIGMA AND DISCRIMINATION problem is STILL HAPPENING WHERE! ALL ACCESSIBILITY feels like it will be intercepted everywhere – THANK YOU to the Disability Struggle in our country such as PPDI, HWDI and globally there is ADF and JAVED ABIDI deceased, we are ready to continue your friend’s struggle. NAMASTEE

SALAM EMPOWERMENT OF INDONESIA

 

TERIMA KASIH untuk Alm JAVED ABIDI yang diakhir hidupnya FOKUS pada DISABILITAS KUSTA – REST AND PEACE

From SHEEBA ABIDI :

Day 2 of Nothing about us without us.
My brother Javed Abidi was determined to the point of eccentricity when it came to one’s right to self determination! In the last six to eight months or so I heard him talk so much about leprosy as a marginalized disability, it keeps ringing in my ears even now when he’s gone! He explained to me how there is a discrimination within the disability sector vis a vis people affected by leprosy and how important it is to bring people with leprosy (and other lesser known/less represented disabilities) to the forefront of the mainstream disability movement. At a recent event he went out of his way to make sure that people affected by leprosy participated in the event and not others on their behalf..
——————————-
Picture courtesy NCPEDP

Leaders from the movement of people affected by leprosy with Javed Abidi, Honorary Director of NCPEDP and Convenor, National Disability Network. NDN and DPI have taken up the cause of ensuring that rights of people affected by leprosy find convergence within the disability rights movement. (From left to right: Uday Thakar, V. Narasappa, Javed Abidi, Venugopal, and Dr. P.K. Gopal

 

Tributes to the Departed Soul/ Condolence Message for DPI Family for Mr JAVED ABIDI – From GPDLI and FARHAN

We are very sorry for the death of our colleagues and friends of disability worldwide – Mr. Javed Abidi whom we respect, I personally really shocked with his death last week, a few years ago we communicated a lot with Mr. Javed in the context of disability and leprosy, even GPDLI (Movement for Disability Care and Leprosy Indonesia) and the Hansen Reintegration Federation of Indonesia (FARHAN) were invited to a round table meeting in New Delhi, India with Nepal, Indonesia and India – focusing on the establishment of discrimination laws championed by Javed Abidi and colleagues government, community and disability communities. We are truly amazed by everything that happens in India and even Nepal, hopefully Indonesia can continue to be inspired by what India does with my brother Javed Abidi, we are ready to work with his successor colleagues in the future, the spirit that Javed has built around the world, including Indonesia will continue to bloom and roll toward a bright future for people with disabilities and leprosy. Sincerely, our greetings and deep sorrow, and the Almighty God can provide true comfort to Javed Abidi’s family and friends of the late Javed in India and around the world.
Greetings from us
Dr Nuah P. Tarigan
Hermen M Hutabarat
and GPDLI and FARHAN Team in INDONESIA
www.pedulidisabilitas.org

BAHASA INDONESIA:
Kami sangat berduka cita atas wafatnya rekan dan sahabat disabilitas seluruh dunia – Bapak Javed Abidi yang kami hormati, saya sebagai pribadi sungguh kaget dengan wafatnya minggu lalu, beberapa tahun yang lalu kami berkomunikasi banyak dengan Bapak Javed dalam konteks disabilitas dan kusta, bahkan GPDLI (Gerakan untuk Peduli Disabilitas dan Lepra Indonesia) dan Federasi ReIntegrasi Hansen Indonesia (FARHAN) diundang pada acara pertemuan round table di New Delhi, India bersama Nepal, Indonesia dan India – fokus membicarakan tentang pembentukan Undang-undang diskriminasi yang diperjuangkan oleh Javed Abidi dan rekan rekan bersama pemerintah, komunitas dan masyarakat disabilitas. Kami sungguh kagum dengan semua yang terjadi di India bahkan Nepal, semoga Indonesia dapat terus terinspirasi dengan  dengan apa yang dilakukan oleh India bersama alm saudaraku Javed Abidi, kami siap bekerja sama dengan rekan pengganti beliau kedepan, semangat yang telah dibangun Javed diseluruh dunia, termasuk Indonesia akan terus membahana dan bergulir menuju masa depan cerah bagi penyandang disabilitas dan kusta. Salam hormat kami dan duka cita yang amat sangat mendalam, dan kiranya Tuhan Yang Maha kuasa dapat memberi penghiburan yang sejati kepada keluarga Javed Abidi dan sahabat-sahabat Almarhum Javed di India dan diseluruh dunia.

Salam duka dari kami
Dr Nuah P. Tarigan
Hermen M Hutabarat
and GPDLI and FARHAN Team in INDONESIA
www.pedulidisabilitas.org

 

PERNYATAAN FARHAN – Federasi ReINTEGRASI HANSEN Indonesia untuk WORLD LEPROSY DAY – 28 JANUARI 2018

Dengan ini kami aliansi organisasi kusta dibawah naungan FARHAN Federasi Reintegrasi Hansen Indonesia menyatakan, bahwa:

1.UU – Penyandang Disabilitas no 8 tahun 2016 sudah disahkan namun kami masyarakat kusta di Indonesia belum menerima layanan kesehatan yang layak yang menyangkut layanan kesehatan dasar bagi rekan kami yg pernah mengalami kusta juga yang masih dan baru mengalami. Kami menghimbau pemerintah pusat dan daerah memperhatikan dengan seksama hal ini.

2. Stigma kusta sebagai penyakit yang mengerikan masih melekat erat di masyarakat. Orang banyak ketakutan dan takut mendekati kami. Bahkan relawan sosial/ perawat/ medis pun yg notabenenya dikenal peduli dan baik hati pun takut bersama kami. Akibat sosialisasi yang sangat kurang. Masih kalah dengan iklan sinetron dan gosip selebritis. Kami minta kepada pemerintah untuk gencar mengkampanyekan peduli kusta dan deteksi dini. Iklan harus dibuat bersama kami Orang Yang Pernah Mengalami Kusta dan atau bersama organisasi yang konsen terhadap masalah kusta.

Ketua Umum FARHAN (Federasi ReIntergrasi Hansen Indonesia)

Hermen M. Hutabarat.

Masukan dari : Ken Kerta (Malang) dan Nuah Tarigan (Jakarta)

 

Developing People Affected by Leprosy and Person With Disabilities Organization based on Article 21: Freedom of Expression and Opinion and Access to Information.

Pelatihan yang berhubungan dengan pasal 21 Tentang kebebasan EKSPRESI dan BERPENDAPAT dan akses kepada informasi merupakan acara yang digagasi oleh GPDLI bersama DRF dan FARHAN, bekerja sama dengan sebuah LSM di Dairi yang giat dan fokus dalam pemberdayaan perempuan yang sangat efektif dan berhasil dalam membangun keluarga yang berdaya. Dilaksanakan di Berastagi dan pemukiman kusta Lau Simomo bersama sama anggota masyarakat sipil yang begitu antusias mendengarkan masukan dan fasilitasi dari GPDLI dalam membangun organisasi yang berdaya dan mandiri kelak. Masukan yang  mencerahkan diterima sehubungan dengan meletusnya  gunung Sinabung sungguh membuka mata peserta dan komunitas kusta dalam membangun diri sendiri dan keluarganya serta dengan asertif harus menyampaikannya kepada pemerintah dan stakeholder mereka agar transformasi sosial yang lebih baik di masa depan.

 

MENYAMBUT TAHUN 2018 DENGAN KEOPTIMISAN – BANGUN KEPEMIMPINAN AUTENTIK

KEPEMIMPINAN YANG AUTENTIK YANG SEPERTI APA YANG HARUS dimiliki? Banyak orang yang mengatakan dirinya pemimpin akan tetapi mereka hanya sekedar pimpinan, ya hanya pimpinan bukan PEMIMPIN, yang hanya dalam level nama jabatan dan atribut belaka namun tidak menunjukkan jati diri PEMIMPIN yang sebenarnya baik dalam sikap sehari hari dan masa depan. Pimpinan yang model seperti ini merata dimana mana dan jumlah mencapai hampir 100 persen, namun apa yang disebut dengan pemimpin yang tulus dan memperjuangkan hidupnya untuk semua orang, itu yang bisa dihitung dengan jari. Mari kita membangun sikap optimis kembali tahun ini untuk sikap sikap seperti ini, Indonesia tidak lagi memerlukan manusia-manusia yang hanya merendahkan sesama dan menaikkan pamor dirinya sendiri dengan menjatuhkan yang lain, sikap yang tidak terpuji dan tak akan kekal, sebentar lagi nama anda pun aka dilupakan sesama, orang lupa anda pernah hidup dan beredar di bumi ini, mari kita kembali ke panggilanNYA agar kita dapat mematuhi larangan dan mengikuti kataNYA. bangun bangsa ini untuk menjadi lebih baik kapan saja dimana saja, tidak HANYA di tahun politik yang akan kita masuki bersama sebentar lagi. Bangun kesadaran diri dan berkaca atas diri sendiri dan bukan menilai dan menista sesama.

SALAM TRANSFORMASI KEBANGSAAN INDONESIA yang kita cintai ini !!!

 

World Leprosy Day – January 28 – 2018

Posted By: @T00PP00 January 29, 2017 – http://healthscienceandtechnology.com/world-leprosy-day/

World Leprosy Day is observed internationally on January 30 in 2017 and January 28 in 2018 or its nearest Sunday to increase the public awareness of the Leprosy.

Leprosy is one of the oldest diseases known to humankind. It is also known as Hansen’s disease, named after Norwegian physician, Gerhard Henrik Armauer Hansen, who debunked the prevailing notion of the time that leprosy was a hereditary disease.

It is a chronic infectious disease that targets the nervous system, especially the nerves in the cooler parts of the body, the hands, feet and face.

A germ, or bacteria, called Mycobacterium leprae/Mycobacterium lepromatosis causes an infection that affects the skin, destroys nerves and can also cause problems in the eyes and nose.

This can also result in a lack of ability to feel pain and thus loss of parts of extremities due to repeated injuries or infection due to unnoticed wounds.

The aim of World Leprosy Day is to change this attitude and increase public awareness of the fact that leprosy can now be easily prevented and cured.

The public stigma attached to leprosy is hampering efforts to eradicate the disease in some regions as people afflicted with the disease are inclined to hide it for fear of being isolated.

Early detection and proper management can, however, prevent lasting debilitating sequelae and reduce the impact of the disease on the patient and the country at large.

Currently, the only safeguard is a vaccine with BCG (Bacillus Calmette-Guerin), a single dose of which gives 50 percent or higher protection against the disease. There is ongoing research to developing a more specific leprosy vaccine.

World Leprosy Day educates those who are ignorant to the diseases and attempts to demolish the stigma associated with it.

The day was initiated in 1954 by French philanthropist and writer, Raoul Follereau, as a way to raise global awareness of this deadly ancient disease and call attention to the fact that it can be prevented, treated and cured.

 

SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK GERAKAN PEDULI DISABILITAS DAN LEPRA INDONESIA (GPDLI) !

Tepat hari ini kami merayakan ulang tahun ke 8 GPDLI – setelah melewati tahun tahun yang melelahkan untuk membangun masyarakat yang berdaya dari 15 DESEMBER 2009 – 15 DESEMBER 2017

SALAM DARI KAMI SEMUA !!!

 

MENDUKUNG GERAKAN DEMOKRASI – LILIN 416 – DARI KOREA SELATAN