Mission Statement

What we want to achieve

Mari peduli dengan penyandang disabilitas dan lepra di Indonesia.

Learn more »

Past Event

31 Januari 2011

WORLD LEPROSY DAY 2011.

Be Our Friend

join our community

langthis!
Blog

#Diffablepreneur Dukung Kewirausahaan Penyandang Disabilitas

ByMuhammad Perkasa Al Hafiz  source: https://marketeers.com/diffablepreneur-dukung-kewirausahaan-penyandang-disabilitas/

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyebutkan, sekitar 10% atau 24 juta dari total penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, per Agustus 2017 penduduk usia kerja disabilitas nasional berjumlah 21.930.529 orang. Dari jumlah itu, yang termasuk angkatan kerja sebanyak 11.224.673 orang atau 51,8%.

Sementara itu, angkatan kerja disabilitas yang bekerja sebanyak 10.810.451 orang atau sebesar 96,31%. Sedangkan penganggur terbuka dari penyandang disabilitas sebanyak 414.222 orang atau 3,69%. Data Kementerian Ketenagakerjaan juga menyebutkan, baru sebanyak 2.851 penyandang disabilitas yang berhasil ditempatkan di sektor formal.

Menilik data di atas, sebagian besar penyandang disabilitas bekerja di sektor informal. Pemerintah saat ini sudah mulai melakukan sejumlah upaya guna memfasilitasi agar penyandang disabilitas bisa lebih terserap lagi di sektor formal.

Pemerintah juga sudah mengeluarkan Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, yang menyebutkan bahwa Negara menjamin kelangsungan hidup setiap warga negara, termasuk para penyandang disabilitas. Undang- undang juga menjamin hak pekerjaan, kewirausahaan dan koperasi untuk penyandag disabilitas. Namun demikian upaya tersebut juga harus didorong seluruh lapisan masyarakat termasuk dari dunia usaha.

Indonesia Global Compact Network (IGCN) yang ditopang oleh beberapa perusahaan, mengadakan sebuah seminar dan workshop bertema #Diffablepreneur guna mengasah kemampuan wirausaha para penyandang disabilitas. Jika data menunjukan bahwa para penyandang disabilitas lebih banyak bekerja di sektor informal, maka penyetaraan kemampuan kewirausahaan akan sangat penting.

“Penting untuk memberikan pemahaman akan kewirausahaan untuk para penyandang disabilitas dari sisi capacity building dan networking. Tentu, tujuannya untuk meningkatkan taraf kehidupan ekonomi mereka. Kegiatan ini juga kami jadikan sebagai percontohan. Ke depannya, mungkin bisa dikembangkan dari sisi pengembangan Inkubator dan akses finansialnya,” jelas Vice President (VP) Women’s Empowerment & Small and Medium Enterprise (SME) Development IGCN Hendra Warsita.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengembangkan kapasitas para ibu, keluarga dan yayasan dari para disabilitas dalam usia produktif (15-40 tahun). Akan ada sejumlah sesi yang akan membahas secara mendalam mengenai kewirausahaan dan potensi berbisnis bagi para disabilitas.

Program ini pun mampu menarik perhatian Martha Tilaar Group (MTG). Pasalnya, sebagian besar tenaga kerja di unit-unit usaha yang berada di bawah payung MTG adalah kaum ibu dan perempuan. Tak hanya itu, sejak awal berdiri MTG juga merangkul dan membuka kesempatan kerja pada penyandang disabilitas. Salah satu contoh nyata dari penyandang disabilitas yang berhasil berprestasi di MTG adalah Silvia Fitri Sundari yang sudah berkerja sebagai terapis di Martha Tilaar Salon Day Spa selama 26 tahun.

Perusahaan pun berkomitmen dan berupaya untuk memberi kesempatan yang sama, serta kesetaraan bagi kaum ibu, perempuan, dan penyandang disabilitas untuk bekerja dan berkarya, serta menjadi individu-indvidu yang maju dan berdaya. Kegiatan ini sendiri didukung sejumlah anggota IGCN di antaranya, Martha Tilaar Group, APP Sinarmas Group, MarkPlus, Inc., Sintesa Group, Datascrip, PT Supra Boga Lestari Tbk., Indonesia Marketing Association (IMA), dan Gerakan Peduli Disabilitas dan Lepra Indonesia (GPDLI).

IGCN merupakan jaringan lokal dari UN Global Compact, bertujuan untuk mengutamakan Sepuluh Prinsip UN Global Compact dibidang hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan anti korupsi melalui pelatihan, fasilitasi, dialog dan aksi kolaboratif untuk perusahaan dalam upayanya menjalankan bisnis yang bertanggungjawab. IGCN mendorong perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, dan akademia untuk bekerjasama dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Indonesia.

Editor: Eko Adiwaluyo

 

GPDLI DKI Jakarta Mulai BerTransformasi

Ketua GPDLI Jakarta yang baru ditunjuk beberapa bulan ini telah bekerja dengan sangat luar biasa, membangun stakeholders dan shareholders menuju kepada masyarakat yang inklusif dan tidak membeda-bedakan sesama kita manusia termasuk yang mengalami Disabilitas dan Kusta dan yang lain. Selamat bekerja dan bertransformasi menjadi organisasi berdaya dan memberdayakan sesama. Selamat Pak Wahab Sudrajat.

 

GPDLI menjelang 10 Tahun, Menurut Hermen Hutabarat

Ketua 1 GPDLI Bapak Hermen Mangaradas Hutabarat memberi harapan tentang 10 TAHUN GPDLI sebagai berikut: Harapan saya, kiranya GPDLI kedepannya lebih berkembang dan maju, serta mempunyai Generasi penerus, mempunyai semangat dan panggilan jiwa, juga untuk FARHAN mendapatkan Generasi penerus yang berjiwa untuk membangun demi kemajuan dan kesejahteraan komunitas agar bisa meraih masa depan yang Cemerlang . Kesannya tentang GPDLI?: Kesannya untuk GPDLI sangat luar biasa dalam memperjuangkan kesejahteraan dan tidak pernah putusnya perhatian bagi Disabilitas dan Disabilitas Orang yang pernah mengalami kusta, sungguh luar biasa dan tidak dapat dilupakan sampai akhir hayat..

ReplyForward
 

INDONESIA INKLUSI

Betapa menyedihkan bahwa masih banyak manusia Indonesia yang belum menyadari bahwa disekitar mereka ada banyak rekan rekan atau anak anak kita yang mengalami disabilitas dimana-mana. Mereka sangat menderita karena kesempatan untuk menjadi pekerja dimana-mana juga masih sangat terbatas dan tidak menerima mereka sebagai sumber manusia yang berkwalitas sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Setelah UU No 8 Tahun 2016 disahkan dan dijalankan, serta CRPD sudah diterima negara-negara sejak 2011 oleh PBB di New York, tetapi masih saja paradigma berfikir manusia INDONESIA, bahwa disabilitas adalah manusia yang perlu dikasihani. Padahal didalam UU itu jelas bahwa itu bukan lagi berbasis “charity” tetapi sudah berubah menjadi “human rights based” yang berarti disabilitas itu memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara lainnya. Bangkitlah kaum disabilitas, bangkitlah menjadi manusia pembelajar dan bersemangat menuju masa depan yang cerah bagi semua kita, yang tidak selalu identik hanya dengan hitungan material yang fana saja. Warna yang berbeda dari  semua disabilitas sangat berdinamika, tidak ada yang benar-banar identik satu dengan yang lainnya, semua memiliki corak dan nuansa yan beraneka-ragam. Alangkah bagusnya jika bersatu dan bersimfoni dengan baik dan keren. Kerja yang berkolaborasi akan menjadi sesuatu yang indah, betapa menyedihkan bahwa masih banyak manusia disabilitas Indonesia banyak yang kurang kompak, dapat berupa pertarungan diantara disabilitas tuli, bisu, buta, daksa, mental dan intelektual dan yang lain saling bekerja sendiri dan kadang menutup diri. Harapan saya sebagai yang mengalami disabilitas agar kiranya bersatu, berbeda pendapat tidak mengapa, berkompetisi juga tidak perlu dihindari. Organisasi yang bersatu bersatu padu menuju INDONESIA INKLUSI.

 

PRESIDEN DAN WAPRES BARU BESERTA PARA MENTERI YANG BARU – SELAMAT BERTUGAS

SELAMAT DAN SUKSES UNTUK BAPAK JOKO WIDODO DAN BAPAK AMIN

Bp Ir H Joko Widodo @jokowi
Bp Prof K H Ma’ruf Amin @kyai_marufamin
Sebagai Presiden & Wakil Presiden RI

 

NusantaRun Chapter 7: #StudentAthletesWithDisabilities

Tahun ini merupakan tahun ketujuh penyelenggaraan fundraising event NusantaRun dengan mengangkat tema #RevealingPotentials. Tema tersebut terinspirasi dari filosofi nama kabupaten yang akan menjadi finish line NusantaRun Chapter 7, yaitu Ponorogo. Filosofi nama Panarogo (Ponorogo) sendiri terbentuk dari dua kata, yaitu ‘pana’ (melihat) dan ‘raga’ (badan/diri). Jika digabungkan, Ponorogo bermakna melihat diri sendiri/mawas diri. NusantaRun percaya bahwa setiap orang memiliki potensi yang perlu diungkap dan diberdayakan. Potensi tersebut hendaknya dimaksimalkan agar memberikan manfaat tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga dirasakan oleh banyak orang. Untuk itu, pada akhirnya muncul satu pertanyaan, “Apa potensi yang saya miliki sehingga bisa memberikan manfaat?”

NusantaRun tidak hanya fundraising event melainkan juga festival kontribusi. Siapapun dapat berkontribusi untuk memajukan pendidikan Indonesia, baik itu pelari, relawan, maupun pihak-pihak lainnya yang berkontribusi dengan cara dan bentuk yang berbeda-beda.

NusantaRun Chapter 7 akan dilaksanakan pada 6 hingga 8 Desember 2019 dengan start line di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan finish line di Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak 155 pelari telah terpilih untuk menjadi fundraiser NusantaRun Chapter 7. Selain berlari ultramarathon dengan jarak 133 kilometer untuk kategori full course dan 71 kilometer untuk kategori half course, mereka juga akan menggalang dana untuk program #StudentAthletesWithDisabilities, kerja sama antara NusantaRun dengan Perkumpulan Ohana yang nantinya akan dilaksanakan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Perkumpulan Ohana merupakan organisasi yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan bergerak di bidang advokasi dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Perkumpulan Ohana memiliki dedikasi untuk memaksimalkan penanganan terhadap isu-isu hak asasi penyandang disabilitas, seperti pengadaan akses layanan alat bantu mobilitas adaptif kursi roda, pengembangan sumber daya penyandang disabilitas, serta pemenuhan hak-hak disabilitas dan advokasi kebijakan dari penyandang disabilitas melalui pelatihan dan lokakarya.

NusantaRun dan Perkumpulan Ohana akan bergerak bersama untuk memberdayakan penyandang disabilitas (terpilih) yang berprestasi secara akademik melalui student athlete sebagai wujud pencapaian gerakan inklusi di Indonesia. Melalui program tersebut, diharapkan akan memaksimalkan potensi penyandang disabilitas meraih prestasi dan mampu bersaing dalam kompetisi olahraga yang menggunakan kursi roda, mulai dari tingkat kabupaten hingga internasional.

Untuk mewujudkan mimpi mulia dari program ini, Perkumpulan Ohana akan bekerja sama dengan beberapa pihak yang memiliki perhatian terhadap penyandang disabilitas, seperti Global Mobility USA, lembaga pendidikan lokal, organisasi penyandang disabilitas lokal, profesional di bidang olahraga dan kesehatan, profesional dalam bidang mobility device, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta pihak-pihak lainnya.

Setiap orang tidak hanya memiliki potensi, tetapi juga memiliki kesempatan yang sama dalam meraih cita-cita, tidak terkecuali para penyandang disabilitas. Semua manusia berhak untuk melakukan yang terbaik karena di situlah kemampuan untuk menginspirasi dan terinspirasi hadir menghiasi kehidupan. Tanpa potensi yang diberdayakan, tidak akan ada inspirasi yang memotivasi.

Kehadiran dan prestasi para penyandang disabilitas merupakan sumber semangat dan energi positif bagi bangsa dan masyarakat. Kehadiran mereka telah memperluas perspektif kita tentang mimpi dan pencapaian. Kehadiran mereka merupakan pengingat bagi sesama untuk selalu menghargai proses dan selalu berusaha tanpa rasa pantang menyerah, apapun pekerjaan kita. Oleh karena itu, pantaslah mereka kita sebut #BeyondAChampion.

Mari kita dukung #StudentAthletesWithDisabilities untuk #RevealingPotentials mereka menjadi siswa berprestasi dan atlet terbaik bangsa!

Donasi langsung melalui link kitabisa.com/awangnr7 atau kitabisa.com/campaign/nusantarun

#NusantaRun #RevealingPotentials SALAM GPDLI www.pedulidisabilitas.org #gpdli

 

PERTEMUAN YANG MENGHARUKAN

by  ALEXANDRA

Pertama saya bertemu Beliau, 
Adalah saat kampanye di Rumah Aspirasi 01.
 
Lalu, 
Kedua kalinya adalah di Sentul, 
Saat acara Visi Misi, 
Yang merupakan Pidato Nawa Cita jilid II, 
Dari kepemimpinan Bapak Jokowi. 
 
Dan kemarin, 
Saat pelantikan Bapak Jokowi Amin, 
Adalah pertemuan saya yg ketiga… 
 
Pertama yg saya lakukan saat bertemu Beliau, 
Adalah mencium tangan kemudian memeluk Beliau… 
 
Saya bertanya kepada nya, 
“Sehat,  Bapak??  …”
 
“Alhamdulillah,  Neng… “
 
Saya pandangi Beliau dg mata berkaca2,
Saya hanya bisa bilang :
 
“Bapak… 
Perjuangan kita gak sia2 …
Pak Jokowi Amin dilantik hari ini, 
Matur suwun utk perjuangannya yaaa… 
 
Semoga kita dipertemukan kembali di lain waktu, 
Sehat2 ya,  Pak… “
 
Beliau mengusap ujung matanya yg basah,  Sebelum mengusap bahu saya… 
 
Saya tau, 
Cinta Beliau pada pak Jokowi Amin sangat besar… 
 
Seperti perjuangan Beliau berangkat dari Bekasi,
Utk selalu menghadiri setiap acara Bapak Jokowi Amin… 🙏🙏🙏

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang berdiri dan luar ruangan

 

GPDLI MENDUKUNG PENUH #JEDAUNTUKIKLIM atau #CLIMATESTRIKE

#JEDAUNTUKIKLIM

Jeda Untuk Iklim

Ayo Beraksi, Untuk Ibu Pertiwi   www.pedulidisabilitas.org

GERAKAN PEDULI DISABILITAS DAN LEPRA INDONESIA – GPDLI Mendukung penuh acara #JEDAUNTUKIKLIM, karena kami melihat bahwa masalah IKLIM akan banyak menimbulkan dampak negatif terhadap berbagai penyakit dan situasi sosial ekonomi dunia termasuk negera kita REPUBLIK INDONESIA yang kita cintai ini, berbagai penyakit dan situasi akan dapat terjadi dengan cepat dan berlipat kali ganda. Seperti salah satunya adalah KUSTA yang saat ini saja kita sudah menduduki untuk penemuan baru kusta NO 3 DI DUNIA setelah INDIA dan BRAZIL. Selanjutnya adalah dampak itu berakibat tidak langsung terjadinya DISABILITAS yang disebabkan BENCANA yang terjadi, seperti BANJIR dan bencana alam lainnya, termasuk karena mempengaruhi timbulnya penyakit menular dan tidak menular dan lain lain yang mengakibatkan DISABILITAS.

APAKAH KITA SEMUA HARUS MENUNGGU SAMPAI ITU TERJADI PADA KITA SEMUA?

APAKAH KITA TIDAK DAPAT BERUSAHA LEBIH BAIK UNTUK MENCEGAH ITU SEMUA?

DIMANAKAH HATI NURANI KITA SEBAGAI ANAK ANAK BANGSA YANG BESAR INI?

MARILAH KITA BER #JEDAUNTUKIKLIM.

MARILAH KITA MEMPERBAIKI DUNIA INI, INDONESIA KITA, KELUARGA KITA DAN DIRI KITA!!!  GPDLI –NUAH P. TARIGAN, HERMEN M HUTABARAT, ALI SAIDI, DAN TEAM GPDLI

 

#JEDAUNTUKIKLIM – IBU PERTIWI SEDANG BERSEDIH HATI

Gambar mungkin berisi: teks

 

#JEDAUNTUKIKLIM JAKARTA DAN INDONESIA