Mission Statement

What we want to achieve

Mari peduli dengan penyandang disabilitas dan lepra di Indonesia.

Learn more »

Past Event

31 Januari 2011

WORLD LEPROSY DAY 2011.

Be Our Friend

join our community

langthis!
Blog

PERNYATAAN FARHAN – Federasi ReINTEGRASI HANSEN Indonesia untuk WORLD LEPROSY DAY – 28 JANUARI 2018

Dengan ini kami aliansi organisasi kusta dibawah naungan FARHAN Federasi Reintegrasi Hansen Indonesia menyatakan, bahwa:

1.UU – Penyandang Disabilitas no 8 tahun 2016 sudah disahkan namun kami masyarakat kusta di Indonesia belum menerima layanan kesehatan yang layak yang menyangkut layanan kesehatan dasar bagi rekan kami yg pernah mengalami kusta juga yang masih dan baru mengalami. Kami menghimbau pemerintah pusat dan daerah memperhatikan dengan seksama hal ini.

2. Stigma kusta sebagai penyakit yang mengerikan masih melekat erat di masyarakat. Orang banyak ketakutan dan takut mendekati kami. Bahkan relawan sosial/ perawat/ medis pun yg notabenenya dikenal peduli dan baik hati pun takut bersama kami. Akibat sosialisasi yang sangat kurang. Masih kalah dengan iklan sinetron dan gosip selebritis. Kami minta kepada pemerintah untuk gencar mengkampanyekan peduli kusta dan deteksi dini. Iklan harus dibuat bersama kami Orang Yang Pernah Mengalami Kusta dan atau bersama organisasi yang konsen terhadap masalah kusta.

Ketua Umum FARHAN (Federasi ReIntergrasi Hansen Indonesia)

Hermen M. Hutabarat.

Masukan dari : Ken Kerta (Malang) dan Nuah Tarigan (Jakarta)

 

Developing People Affected by Leprosy and Person With Disabilities Organization based on Article 21: Freedom of Expression and Opinion and Access to Information.

Pelatihan yang berhubungan dengan pasal 21 Tentang kebebasan EKSPRESI dan BERPENDAPAT dan akses kepada informasi merupakan acara yang digagasi oleh GPDLI bersama DRF dan FARHAN, bekerja sama dengan sebuah LSM di Dairi yang giat dan fokus dalam pemberdayaan perempuan yang sangat efektif dan berhasil dalam membangun keluarga yang berdaya. Dilaksanakan di Berastagi dan pemukiman kusta Lau Simomo bersama sama anggota masyarakat sipil yang begitu antusias mendengarkan masukan dan fasilitasi dari GPDLI dalam membangun organisasi yang berdaya dan mandiri kelak. Masukan yang  mencerahkan diterima sehubungan dengan meletusnya  gunung Sinabung sungguh membuka mata peserta dan komunitas kusta dalam membangun diri sendiri dan keluarganya serta dengan asertif harus menyampaikannya kepada pemerintah dan stakeholder mereka agar transformasi sosial yang lebih baik di masa depan.

 

MENYAMBUT TAHUN 2018 DENGAN KEOPTIMISAN – BANGUN KEPEMIMPINAN AUTENTIK

KEPEMIMPINAN YANG AUTENTIK YANG SEPERTI APA YANG HARUS dimiliki? Banyak orang yang mengatakan dirinya pemimpin akan tetapi mereka hanya sekedar pimpinan, ya hanya pimpinan bukan PEMIMPIN, yang hanya dalam level nama jabatan dan atribut belaka namun tidak menunjukkan jati diri PEMIMPIN yang sebenarnya baik dalam sikap sehari hari dan masa depan. Pimpinan yang model seperti ini merata dimana mana dan jumlah mencapai hampir 100 persen, namun apa yang disebut dengan pemimpin yang tulus dan memperjuangkan hidupnya untuk semua orang, itu yang bisa dihitung dengan jari. Mari kita membangun sikap optimis kembali tahun ini untuk sikap sikap seperti ini, Indonesia tidak lagi memerlukan manusia-manusia yang hanya merendahkan sesama dan menaikkan pamor dirinya sendiri dengan menjatuhkan yang lain, sikap yang tidak terpuji dan tak akan kekal, sebentar lagi nama anda pun aka dilupakan sesama, orang lupa anda pernah hidup dan beredar di bumi ini, mari kita kembali ke panggilanNYA agar kita dapat mematuhi larangan dan mengikuti kataNYA. bangun bangsa ini untuk menjadi lebih baik kapan saja dimana saja, tidak HANYA di tahun politik yang akan kita masuki bersama sebentar lagi. Bangun kesadaran diri dan berkaca atas diri sendiri dan bukan menilai dan menista sesama.

SALAM TRANSFORMASI KEBANGSAAN INDONESIA yang kita cintai ini !!!

 

World Leprosy Day – January 28 – 2018

Posted By: @T00PP00 January 29, 2017 – http://healthscienceandtechnology.com/world-leprosy-day/

World Leprosy Day is observed internationally on January 30 in 2017 and January 28 in 2018 or its nearest Sunday to increase the public awareness of the Leprosy.

Leprosy is one of the oldest diseases known to humankind. It is also known as Hansen’s disease, named after Norwegian physician, Gerhard Henrik Armauer Hansen, who debunked the prevailing notion of the time that leprosy was a hereditary disease.

It is a chronic infectious disease that targets the nervous system, especially the nerves in the cooler parts of the body, the hands, feet and face.

A germ, or bacteria, called Mycobacterium leprae/Mycobacterium lepromatosis causes an infection that affects the skin, destroys nerves and can also cause problems in the eyes and nose.

This can also result in a lack of ability to feel pain and thus loss of parts of extremities due to repeated injuries or infection due to unnoticed wounds.

The aim of World Leprosy Day is to change this attitude and increase public awareness of the fact that leprosy can now be easily prevented and cured.

The public stigma attached to leprosy is hampering efforts to eradicate the disease in some regions as people afflicted with the disease are inclined to hide it for fear of being isolated.

Early detection and proper management can, however, prevent lasting debilitating sequelae and reduce the impact of the disease on the patient and the country at large.

Currently, the only safeguard is a vaccine with BCG (Bacillus Calmette-Guerin), a single dose of which gives 50 percent or higher protection against the disease. There is ongoing research to developing a more specific leprosy vaccine.

World Leprosy Day educates those who are ignorant to the diseases and attempts to demolish the stigma associated with it.

The day was initiated in 1954 by French philanthropist and writer, Raoul Follereau, as a way to raise global awareness of this deadly ancient disease and call attention to the fact that it can be prevented, treated and cured.

 

SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK GERAKAN PEDULI DISABILITAS DAN LEPRA INDONESIA (GPDLI) !

Tepat hari ini kami merayakan ulang tahun ke 8 GPDLI – setelah melewati tahun tahun yang melelahkan untuk membangun masyarakat yang berdaya dari 15 DESEMBER 2009 – 15 DESEMBER 2017

SALAM DARI KAMI SEMUA !!!

 

MENDUKUNG GERAKAN DEMOKRASI – LILIN 416 – DARI KOREA SELATAN

 

PERLAWANAN GERAKAN PADA ARUS EKSKLUSIFITAS !!!

 

EMPOWER PERSON WITH DISABILITIES based on RIGHTS !!! yes CRPD

 

MEMBANGUN KERJASAMA DENGAN KOMUNITAS DAN MASYARAKAT

KUNJUNGAN ke Pusat Disabilitas Alpha Omega di Kabanjahe bersama komunitas kusta di Pulau Sicanang Belawan dan Lau Simomo, difasilitasi kaum Perempuan di Tanah Karo yang peduli dan mulai bergerak membangun orang yang pernah mengalami kusta dan disabilitas di seantero Sumatera Utara dan sekitarnya.

 

KETUA FARHAN DAN TEAM BERSAMA GPDLI – MENKOMINFO

Ketua Farhan dan team bersama GPDLI berdiskusi bersama membangun masyarakat yang sadar akan bahayanya Hoax, berita bohong yang sering sekali dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Sungguh perbuatan yang tidak layak dan tidak berkarakter! GPDLI dan FARHAN berkomitmen agar selalu memeberikan informasi yang seimbang dan sejalan dengan semangat PANCASILA dalam membangun masyarakat yang kita cita citakan bersama menuju Indonesia yang maju dan sejahtera. Doa kami untuk semua para PAHLAWAN masa lalu dan masa kini dalam memperjuangkan HAK HAK AZASI MANUSIA !!!

SALAM MERDEKA !