CATATAN AKHIR TAHUN 2016 MENUJU 2017 – dari GERAKAN PEDULI DISABILITAS DAN LEPRA INDONESIA (GPDLI)

Saudara-saudaraku sekalian, senang bisa berjumpa kembali dengan semua pendukung dan pemerhati masalah disabilitas dan leprosy atau kusta atau hansen di Indonesia dan global, senang masih bisa berkomunikasi dan berharap agar isu yang berhubungan dengan disabilitas dan bahkan kusta menjadi arus utama seperti isu-isu yang berhubungan dengan lingkungan, perempuan dan anak yang sudah berkembang sejak lama!

Adapun masalah disabilitas ditahun 2016 ini sudah mengalami perkembangan yang sangat luar biasa, sejak di sahkannya UU No 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, GPDLI sangat bangga dengan keikutsertaan GPDLI ejak awal bahkan sejak 6 tahun lalu dalam membela dan memfasilitasi masyarakat umum yang masih belum tahu dengan baik situasi dan kondisi disabilitas selama ini di Indonesia, dibeberapa bagian daerah di Indonesia memang masih ada yang memberikan sebutan difabel, kami kira itu tidak menjadi masalah, karena subject yang dimaksud adalah relevan, pergantian kata “cacat” menjadi disabilitas sudah menjadi sejarah bagi kami GPDLI yang ikut dalam proses itu di Kota Bandung beberapa tahun yang lalu, sehingga menjadi nomenklatur yang diakui negara dan sudah masuk dalam proses di Bappenas yang akhirnya akan masuk dalam istilah yang diakui di seluruh propinsi di Indonesia. Banyak debat yang terjadi pada saat itu, sehingga pertemuan yang di fasilitasi kementerian sosial saat itu membawa hasil yang kita lihat sekarang ini.

Kepuasan terhadap hasil disahkannya UU Penyandang Disabilitas memang belum mencapai kepuasan yang bisa dikatakan paling tinggi, karena begitu banyaknya ayat-ayat yang masih belum diterima dengan baik, sehingga tinggal beberapa yang masih terus diperjuangkan oleh komunitas disabilitas dalam bentuk apapun, GPDLI yakin kedepan beberapa ayat-ayat dan pasal di UU tersebut harus diperbaiki dan diperbanyak juga dikurangi, namun ini adalah perjuangan politik yang tidak boleh berhenti. Diharapkan akan makin banyak para politikus yang akan menjadi calon dan bahkan bukan jadi calon tapi menjadi anggota DPR MPR dan bahkan DPD kedepan! kami didalam GPDLI sangat mengharapkan, yang akan menyuarakan terus isu yang berhubungan disabilitas tanpa henti dimana saja, kapan saja dan berkesinambungan.

Banyaknya hambatan yang terjadi saat ini bukan menjadi pelemahan pada semua yang mengalami disabilitas, perlu ada kerja sama yang baik dan masif dalam membangun kesejahteraan dan keadilan sosial di Indonesia, disabilitas adalah masa depan kita sebagai bangsa Indonesia, karena sudah pasti kita semua akan mengalaminya baik dalam konteks yang kecil dan luas, dimulai dari impairment yang terjadi dan tumbuh menjadi remaja – dewasa dan kemudian lanjut usia! yang banyak mengalami kendala dalam kehidupan dan berkehidupan, sehingga sangat layak untuk diperjuangkan sebagai bagian manusia yang berbudaya serta menjunjung tinggi keberadaban manusia Indonesia di masa depan, sungguh mengecewakan kami karena banyak politikus dan pelaku bisnis serta bahkan perguruan tinggi yang masih belum tanggap secara cepat bagaimana memperlakukan disabilitas dengan baik dan universal. Akan tiba saatnya nanti – semua yang kami sebut diatas akan sangat menyesal dengan apa yang mereka telah lakukan selama ini pada disabilitas dan pada semua orang-orang yang terpinggirkan seperti rekan -rekan kami yang mengalami kusta dan disabilitas berat lainnya.

Wujudkan keadilan sosial dimanapun kita berada, sekarang waktunya berubah, bukan karena ketakutan akan sistem yang akan semakin ketat, akan tetapi karena perubahan transformasi dan mental dalam kehidupan kita berbangsa, Dr Ir Soekarno presiden pertama Indonesia mengatakan dan bertekad¬†“harus tidak ada kemiskinan dalam kemerdekaan Indonesia.” Bukan membangun sektarian dan diskriminasi serta stigma yang baru untuk komunitasnya, namun membangun sikap kepercayaan dalam masa kemerdekaan fisik kita. Bangunlah Indonesia yang merdeka dan bangun supaya tidak ada lagi yang tidak bekerja termasuk yang mengalami disabilitas, karena semuanya sama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa!.

Sekian dan terima kasih atas segala perhatian yang diberikan kepada GPDLI dan komunitas disabilitas selama ini,niscaya kami akan bergerak dan bekerja dengan lebih semangat lagi di tahun 2017

SELAMAT MENYAMBUT HARI NATAL 25-26 Desember 2016 dan TAHUN BARU 1 Januari 2017.

Amin

Salam GDPLI – VIVA INDONESIA – VIVA DISABILITAS dan LEPROSY

Nuah, Hermen, Abi dkk

 

Comments

No comments so far.

  • Leave a Reply
     
    Your gravatar
    Your Name
     
     
     


    four × 3 =