Arsitek dan Disabilitas dari Seorang Arsitek Yang Mengalami DISABILITAS

Arsitek sering dianggap seperti dewa dan maha tahu seluruh bagian bangunan dan interior dan segala aspek didalam satu bangunan, ilmunya yang begitu luas bahkan ke ilmu ilmu teknik dan sosial membuat mereka sangat percaya diri dengan keadaanya. Padahal semua itu hanya secara umum atau “general” saja, ilmu dan pengetahuan itu bukan detail dan mendalam, diperlukan suatu penerapan atau aplikasi yang jelas dan nyata di bangunan yang mereka rancang atau desain. Disabilitas adalah suatu kenyataan atau realitas yang JUJUR, dan tidak terwakili dengan hanya kata-kata dan konsep, diperlukan pengalaman yang panjang dan MENGALAMI. Bukan karena katanya atau teori-teori yang kaku. Mari wahai para arsitek silahkan berwacana akan tetapi yang paling baik MARILAH MENGALAMI menjadi disabilitas, walau anda belum mengalami disabilitas, anda bisa merasakan menjadi, dengan berlaku seperti penyandang disabilitas, niscaya anda akan berbeda melihat cara pandangnya!!

 

Comments

No comments so far.

  • Leave a Reply
     
    Your gravatar
    Your Name
     
     
     


    eight − 5 =