Blog

PEMBAGIAN SEMBAKO UNTUK KOMUNITAS GPDLI di TANGERANG

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan luar ruangan
 

KOMISI DISABILITAS NASIONAL (KND) Telah Didepan Mata

Membaca PP No 68 Tahun 2020 tentang Komisi Disabilitas Nasional (KND) sudah disebar kemarin tanggal 19 Juni 2020, padahal baru pada tanggal 23 Juni akan di bahas oleh pemerintah, namun syukurlah KND ada kelanjutannya setelah UU No 8 Tahun 2016 yang sudah lebih kurang empat tahun yang lalu, dan sesudah sembilan tahun ditanda-tanganinya CRPD atau Konvesi HAM untuk Penyandang Disabilitas, yang waktu itu di tanda-tangani oleh Pemerintah yang diwakili oleh Menteri Sosial pada waktu itu. Saya kebetulan sudah mengikuti kerja-kerja ini sejak awal, sebagai lembaga atau organisasi disabilitas nasional. Kami ucapkan terima kasih untuk Presiden dan jajarannya atas inisiatif ini, saya sangat prihatin dengan banyaknya masalah dan problem disabilitas dimana-mana, ada banyak yang kelihatan akan tetapi lebih banyak lagi tidak kelihatan. Indonesia sangat luas dan besar, jarak dari satu tempat ke tempat yang lain sangat jauh. Dengan adanya KND ini kedepan, maka perjuangan organisasi disabilitas akan semakin bertambah. Dalam mekanisme kenegaraan dan birokrat di negara kesatuan Indonesia ini sangat penting. Contohnya organisasi kami, saya sedih melihat perjuangan kami yang sudah lama sejak bertahun-tahun tetapi sering berbentur dengan kekuasaan karena kepala daerah yang pura-pura atau tidak tahu tentang disabilitas khususnya kusta.

Perjuangan kami sebagai lembaga disabilitas memang tidak luas sampai seantero Nusantara, lembaga kami baru sebatas area-area tertentu di beberapa propinsi, kami adalah lembaga non pemerintah, dengan terbentuknya KND akan terjadi sinerjitas yang baik kedepan. Gubernur, Walikota dan Bupati pun akan dapat di rangkul dengan baik di negara otonomi seperti Indonesia. Organisasi KND adalah organisasi organik dan bukan “rigid” atau kaku, tetapi akan berkembang dengan baik apalagi di seluruh propinsi sampai ke bawah akan juga bergerak dengan baik. REPRESENTASI KND sangat penting, apalagi akan dibawah Presiden RI, Komisi ini nanti. KINERJA dari komisi ini nantinya akan terus diawasi oleh semua anggota masyarakat termasuk yang utama adalah disabilitas itu sendiri. Di saat pandemik COVID-19 justru lembaga seperti ini sangat diperlukan, kita tidak tahu sampai kapan CORONAVIRUS bercokol di dunia, anti-virus belum ditemukan sampai sekarang, dan berapa orang akan terdampak dan terpapar? kita tidak tahu. Representasi seperti KND diperlukan agar SUARA DISABILITAS lebih kencang dan beresonansi. Kami mendukung secara penuh akan usaha utk representasi disabilitas di tingkat nasional. Adanya kata kata independen adalah yg utama,  proses partisipatif sdh dilaksanakan selama ini,  suara kami selama ini sering tdk didengarkan selama ini justru oleh sesama kami. Untuk perbaikan kedepan itu secara gradual bisa dilaksanakan. Pendekatan bottom up dan top down sdh dilaksanakan dgn baik.  GPDLI. Buat KND sebagai batu loncatan bergerak lebih NASIONAL, REGIONAL dan DUNIA. Baik TOP DOWN APPROACH bukan saja BOTTOM-UP. Baik secara KOOPERATIF dan KONFRONTATIF.

AKSELERASI GERAKAN HARUS DINAMIS, INKLUSIF, MENUJU SOCIETY 5.0

nothing about us without us

KETUA UMUM

GERAKAN PEDULI DISABILITAS DAN LEPRA INDONESIA (GPDLI)

Dr Ir Nuah P. Tarigan.,MA

 

RANSEL COVID-19 MARI BER SOLIDARITAS

Silahkan anda berbagi KEBAIKAN dengan melakukan donasi kepada RANSEL COVID-19

 

KUSTA BERGERAK MENUJU INKLUSI

Daftar disini !!https://bit.ly/3c0V07q Benarkah wabah Covid-19 merupakan petaka bagi kita semua? Sebuah isu yang mulai berkembang di tengah situasi pandemi Covid-19 dan menjadi topik diskusi yang hangat di kalangan Disabilitas umumnya dan Kusta pada khususnya.

Bagaimana orang yang mengalami KUSTA/ LEPRA/ M. HANSEN seharusnya bersikap dalam menghadapi pandemi Covid-19?

Silakan ikuti pemaparan dan diskusinya yang diadakan oleh *Gerakan Peduli Disabilitas dan Lepra Indonesia (GPDLI)* , dalam Kerjasama dengan *Federasi ReIntegrasi Hansen Indonesia*, dengan tema:
*”Kusta Bergerak Menuju Inklusi”*

KAMIS, 28 Mei 2020
Pk. 14.00-15.30 WIB
Pembicara:
Sunarman Sukamto
Gufron Sakaril
Yustitia Arief
Angkie Yudistia
Maulani Rontisulu
Ahmad Zainuddin
Mursalim Hantar
Andi Amin
Hermen Hutabarat
Wahab Sudrajat
Nuah P Tarigan

*Informasi dan pendaftaran ke Whatsapp*:
0815 9045 699 (GPDLI) www.pedulidisabilitas.org

 

GERAKAN BERSAMA UNTUK MASYARAKAT RENTAN Termasuk Penyandang DISABILITAS, Yang Mengalami Kusta, Lanjut Usia, Minoritas, dll.

 

CAFE SUNYI Berkomitmen Membantu DISABILITAS dan Yang MENGALAMI KUSTA di Jabotabek

 

Semoga bisa Membantu dan semakin banyak yang peduli pada Penyandang Disabilitas dan yang mengalami Kusta

 

MEMBANGUN KEBERSAMAAN DI MASA PANDEMIK COVID-19 di Tahun 2020

 

KONTRIBUSI GPDLI DAN YAYASAN THE JAKARTA POST dalam masa PANDEMIK COVID-19 kepada PENYANDANG DISABILITAS dan Yang Mengalami Kusta

Hari ini telah dilaksanakan pembagian Sembako dan Masker dan lain sebagainya kepada komunitas rentan Jakarta dan Tangerang serta Bekasi yang di sponsori oleh YAYASAN The Jakarta Post Jakarta, kiranya bantuan yang diterima dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, walaupun tidak besar semoga dapat memberi semangat bagi kita semua dalam menghadapi Pandemik COVID-19, Terima kasih YAYASAN TJP. SALAM PEMBERDAYAAN

 

Bergotong-royong dalam mengurangi Beban Kesehatan dan Sosial Pandemik COVID-19 di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat

Hallo Bapak-Ibu, Kakak dan Adik, serta Rekan-Rekan semua dibulan yang penuh kehangatan dan indah ini kami ingin menyampaikan informasi tentang GPDLI untuk membantu rekan rekan kita penyandang disabilitas di Jabotabek dan sekitarnya yg merupakan episentrum pandemik COVID-19. Terima kasih atas dukungannya salam kami.Salam Inklusi.

*disabilitas dan kusta serta lanjut-usia termasuk kelompok rentan dan sangat terpengaruh kehidupannya karena pandemik ini.